/* */

Kamis, 19 April 2018

5 Makanan Berpengawet Alami Khas Indonesia Ini Dijamin Enak dan Aman

makanan berpengawet alami, makanan khas indonesia, makanan sehat, kesehatan, makanan enak, makanan aman

INDONESIA menjadi salah satu negara dengan ragam kuliner yang bervariasi. Makanan-makanan khas Indonesia yang diawetkan dan aman bagi kesehatan pun cukup banyak variasinya, seperti ikan, asinan, manisan, dan masih banyak yang lainnya.
Luas daratan Indonesia yang di kelilingi perairan membuat tanah air diberi anugerah jumlah ikan yang melimpah. Sehingga tidaklah heran banyak pula jenis makanan olahan ikan yang diawetkan dengan cara yang aman dan enak rasanya.
Merangkum dari berbagai sumber, berikut ragam olahan ikan dan makanan khas Indonesia yang diawetkan, enak rasanya dan aman makannya.
1. Ikan asin
Seperti yang kita tahu garam memang digunakan sebagai mengawetkan makanan sejak lama. Ikan menjadi salah satu bahan makanan yang bisa diawetkan dengan cara diberi garam yang banyak dan dikeringkan. Jenis ikan seperti cumi, udang, dan beberapa ikan berbadan kecil lainnya pun kerap diawetkan dengan cara ini. Tidak sulit pula mengolah ikan asin, biasanya ibu-ibu rumah tangga bisa menggorengnya untuk kemudian dimakan bersama nasi hangat dan sayur asam.
2. Ikan asap
Ikan asap sebenarnya tidak hanya diasapi saja, tapi juga melalui serangkaian pengawetan lainnya, seperti pengasinan, pengeringan, pengasapan, baru pemanasan. Dalam proses pengasapan, biasanya menggunakan bahan-bahan formadehida, aseton, dan fenol yang bisa membunuh bakteri. Dengan cara ini pH pada ikan bisa berkurang dan mampu memperlambat pertumbuhan mikroorganisme.
3. Ikan peda
Proses pengawetan ini juga melibatkan dua tahap, yaitu penggaraman dan fermentasi. Ikan-ikan yang biasanya diawetkan dengan seperti ini ialah jenis ikan laut, selar, kembung, dan layang.
4. Asinan
Asinan merupakan jenis makanan tradisional Indonesia yang dibuat melalui proses pengasinan dan pengasaman. Asinan menjadi salah satu makanan khas Indonesia yang beragam jenisnya, ada asinan Betawi, asinan Bogor, dan asinan yang berasal dari daerah lainnya. Campuran air dan garam membuat rasa asinan menjadi begitu unik dan membuat buah-buahan serta sayur-mayurnya awet lebih lama. Setelah dibuat biasanya asinan akan ditaruh di dalam lemari es atau dianjurkan untuk langsung dihabiskan.
5. Manisan buah
Proses pembuatan manisan tentu melibatkan gula dalam jumlah yang cukup banyak. Buah yang dijadikan manisan biasanya direndam dalam larutan gula dalam jangka waktu tertentu. Perendaman buah dengan larutan gula akan membuat kadar gula dalam buah meningkat dan kadar airnya berkurang. Hal ini bertujuan agar pertumbuhan mikroba perusak kualitas buah berkurang dan buah jadi lebih tahan lama.


Related Post