/* */

Jumat, 09 Februari 2018

7 Etiket Bersantap yang Mengejutkan dari Seluruh Dunia, Membalik Ikan Dianggap Bawa Sial

etika makan, kuliner, sopan santun di meja

SERING dibilang, etika ketika berada di meja makan bisa menunjukkan perilaku atau manner seseorang.
Maka dari itu, mengetahui dan memahami table etiquettes sangat penting adanya. Tidak hanya etika di meja makan yang berlaku di negara sendiri, tetapi juga yang berlaku di berbagai negara di dunia. Apalagi ada etika seputar makanan yang mengejutkan tidak terduga bahwa memang berlaku di suatu negara.
Apa saja etiket mengejutkan seputar makanan tersebut? Menyitat Ndtv, Senin (5/2/2018) berikut di bawah ini uraiannya.
1. Mengoper makanan dari sumpit ke sumpit, Jepang :
Dalam upacara pemakaman di Jepang, tulang-tulang dioper dari satu set sumpit ke sumpit lainnya. Maka dari itu, mengoper makanan menggunakan metode dari sumpit biasanya dianggap sebagai hal yang tidak sopan untuk dilakukan di Jepang.
2. Membalik ikan, China :
Hal ini berlaku di China, di mana disebutkan membalik ikan setelah menyantap satu sisinya sering dikatakan akan membawa sial. Jika Anda benar-benar merasa ingin menyantap sisi lain dari ikan lain, maka bisa dengan cara mengeluarkan tulangnya, baru kemudian dimakan dagingnya.
3. Memesan cappuccino setelah makan, Italia :
Tahukah bahwa di Italia, ada sebuah tradisi yang menyebutkan bahwa orang Italia tidak akan mengonsumsi minuman apapun yang berbahan susu setelah acara bersantap. Maka dari itu, jika ingin meminum secangkir cappuccino di Italia, pastikan Anda memesan dan meminumnya sebelum makan.
4. Menggunakan garpu, Thailand:
Di Thailand, garpu digunakan untuk membantu menaruh makanan di sendok. Sehingga meletakkan garpu di mulut adalah hal yang dianggap tidak baik di Thailand.
5. Memakai tangan kiri, Negara-negara Arab :
Jika sedang berada di negara-negara Arab, pastikan makan dengan menggunakan hanya dengan tangan kanan. Makan dengan tangan kiri jadi etika yang sangat dilarang, mengingat tangan kiri lah yang kerap digunakan untuk urusan toilet maka dari itu sering dianggap tidak bersih.
6. Datang tepat waktu :
Tepat waktu adalah kebiasaan yang sangat baik untuk dijalani bukan? Akan tetapi di Tanzania, datang tepat waktu dianggap sebagai penghinaan untuk tuan rumah. Inilah mengapa di Tanzania, diharuskan datang setidaknya telat 20 menit dari waktu makan siang atau makan malam.
7. Setengah cangkir teh, Kazakhstan :
Etika satu ini ialah di mana Jika tuan rumah di Kazakhstan menyajikan setengah cangkir teh, maka jangan dulu merasa resah karena ini adalah pertanda baik. Sebab, secangkir penuh teh adalah tanda bahwa mereka sebagai tuan rumah kemungkinan menginginkan tamunya untuk segera pergi.


Related Post